Tanpa terasa Indonesia telah berumur 64 tahun pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2009 lalu. Enam puluh empat tahun kalau diumpamakan seorang wanita, maka ia telah menjadi seorang nenek. Usianya telah senja. Dengan tubuh ringkih dan rapuh, ia tak dapat berbuat banyak untuk menopang hidupnya. Wanita itu telah tua. Berbagai jenis penyakit geriatric (orang tua)pun seperti hipertensi, penyakit jantung, mata yang semakin rabun, bahkan pikun telah menggerogoti jiwanya.
Huff… Akhirnya ngeposting juga. Lama tidak ngeblog membuatku berada diatas puncak kerinduan yang sangat mendalam dengan rumah keduaku ini. Banyak hal sebenarnya yang ingin kuceritakan. Mulai dari acara MTQ Mahasiswa Tingkat Nasional XI yang kuikuti sepekan yang lalu sampai beberapa pengalaman lain yang ingin kubagi-bagi dengan teman-teman yang dengan setia mengikuti blogku.
Tapi ada satu hal yang ingin sekali kuluapkan di sini. Dan apakah itu? Hiks, AKU MENJADI TERSANGKA (hwaaaaaaaaaaaa)
Dalam beberapa minggu ini (lebih malah), aku merasakan banyak hal yang melenceng telah kulakukan. Banyak waktu yang terbuang percuma hanya untuk sesuatu yang sama sekali ngga bermanfaat. Pada intinya, I wasted my time.
Kenapa aku menyimpulkan seperti itu? Jelas, karena aku yang menjalani hidupku. Aku yang paling tau siapa diriku, bagaimana aku, dan apa saja yang kuperbuat. Dan tahukah kamu apa yang telah kulakukan dalam mengisi waktuku sampai terbuang percuma? Walau dengan sedikit malu (ngga papa kan sedikit? Ketimbang ngga ada, hee), akan kukatakan dengan jujur. Sesuatu hal yang sebenarnya telah lama ingin kutinggalkan, tapi aku malah semakin addicted.
Weekend kemarin kembali kuhabiskan dengan pulang kampung. Kembali. Karena sebulan sebelumnya aku juga menginjakkan kakiku ke kampung halaman. Ngga bosan-bosan. Malah kalo disuruh milih untuk tetap tinggal, aku akan memenuhinya. Oh, benar-benar kampunger sejati. Hehhe…
“Kalo dikategorikan, Liza itu termasuk mahasiswa kampungan. Tiap bulan pulkam,” ujar Zikri teman sekampusku.
Munere veritus fierent cu sed, congue altera mea te, ex clita eripuit evertitur duo. Legendos tractatos honestatis ad mel. Legendos tractatos honestatis ad mel.
, click here →